Suara Libra
NEWS TICKER

Diduga Pengecor BBM Subsidi di SPBU Sekampung ,setor ke salah satu oknum hingga Bebas lakukan pengecoran.

Thursday, 5 January 2023 | 9:01 am
Reporter:
Posted by: suara libra
Dibaca: 332

Diduga Pengecor BBM Subsidi di SPBU Sekampung ,setor ke salah satu oknum hingga Bebas lakukan pengecoran.

suara-libra.com. Lampung Timur – Sering terjadinya Kekosongan Pertalite SPBU 24.343.144 yang terletak di Jl Raya SekampungKabupaten Lampung Timur,yang lebih dikenal dengan Nama pom “DODO”membuat Kecewa pengguna Kendaraan saat akan membeli BBM subsidi Tersebut.

Namun Teka-teki Selalu kosongnya BBM Subsidi jenis Petalite mulai terjawab saat tidak sengaja Selasa (02/01/2023,) Awak media melintas di arah Desa Sidodadi di Satu Rumah warga terlihat aktivitas mencurigakan dan membuat Awak Media turun dan melihat puluhan derigen berisi Pertalite dan beberapa orang yang sedang sibuk mengangkut derigen berisi BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan menggunakan sepeda motor.

Saat dikonfirmasi pemilik Rumah yang mengaku Saudara dari Edi yang bekerja pengurus pom itu mengaku Pertalite itu berasal dari Pom Dodo dari hasil mengecor.
Bahkan dirinya mengaku setor ke oknum polisi yang menggunakan mobil Patroli sebesar Rp 20.000.- perorang.
Sedangkan jumlah pengecor kurang lebih 50 orang,yang nampak terkordinir dengan Baik,ini terlihat dari Buku catatan dan papan anggota pengecor Pertalite yang terpampang di lokasi.
” Kami tidak bekerja sama dengan Pom,Kalau untuk Polisi ada setoran 20 ribu per orang,namanya Saya tidak Tahu dan mengendarai Mobil Patroli” jelasnya.

” Jumlah pengecor sekitar 50 orang dan kalau Pertalite datang kami dikabari oleh petugas pom namanya Edi kakak saya” tambahnya.

Pemilik Rumah mengaku setiap BBM Pertalite turun ke Pom,kakaknya yang bernama Edi pengurus Pom Dodo akan memberi kabar via telepon,agar para pengecor datang dan melakukan pengecoran.

Joni Warga Desa Sumbergede kecamatan Sekampung mengaku kecewa dengan kondisi Pom yang sering tidak tersedia BBM subsidi jenis Pertalite,sehingga dirinya terpaksa membeli BBM non subsidi jenis pertamak yang harganya sangat tinggi,”bukannya Pengecoran BBM subsidi di pom itu dilarang,dan malah ada oknum Aparat kepolisian yang memback up,mohon di usut tuntas sehingga Pertalite bisa tersedia lagi,”ujarnya.

“Memang selama ini setiap pagi puluhan Pengecor dengan Bebas berbaris di Sini,dan mereka dengan terang – terangan melakukan Pengecoran BBM jenis Pertalite” pungkasnya.

(*tiem libra*)

[addtoany]

Berita Lainnya

© 2020 suara-libra.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.